Apa itu Akrosianosis?
Akrosianosis adalah gangguan yang memengaruhi arteri penyuplai darah ke kulit tangan dan kaki. Arteri kecil ini membawa oksigen dan nutrisi dari darah.
Pada penderita akrosianosis, akan merasakan kejang di arteri yang menyumbat aliran darah ke kulit, sehingga kulit kekurangan oksigen dan berubah warna menjadi biru atau ungu.
Akrosianosis merupakan kondisi yang ringan dan tidak menimbulkan rasa sakit, tapi terkadang bisa menjadi pertanda kondisi medis serius di tubuh Anda, misalnya penyakit jantung dan pembuluh darah.
Seberapa umumkah Akrosianosis?
Akrosianosis cenderung jarang terjadi, namun lebih umum terjadi pada wanita dibanding pria.
Tanda-tanda dan Gejala
Apa saja tanda-tanda dan gejala akrosianosis?
Tanda dan gejala utama akrosianosis adalah tangan atau kaki yang selalu dingin, disertai warna yang berubah biru. Terkadang tangan atau kaki bisa terasa lembap atau berkeringat, bahkan membengkak. Warna kebiruan biasanya makin terlihat jelas saat berada di suhu dingin, dan akan menghilang perlahan saat dihangatkan.
Biasanya akrosianosis tidak menyebabkan rasa sakit. Denyut arteri tidak akan terganggu karena tidak ada penyumbatan pada arteri besar di tangan atau kaki.
Kemungkinan ada tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikan segera dengan dokter Anda.
Penyebab
Apa penyebab akrosianosis?
Akrosianosis disebabkan karena spasme (kontraksi) pada arteri-arteri kecil dan arteriol di bawah kulit yang diikuti dengan pelebaran kapiler-kapiler vena sebagai kompensasi sehingga mengakibatkan sianosis (kebiruan) dan berkeringat.
Kondisi ini juga dapat dilatarbelakangi oleh kondisi kesehatan lainnya seperti masalah kejiwaan, saraf, autoimun, infeksi, kelainan metabolik, dan penyebab lainnya.
Diagnosis
Bagaimana akrosianosis didiagnosis?
Akrosianosis didiagnosis berdasarkan riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik. Dokter akan memeriksa denyut nadi dan melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada penyempitan arteri maupun saturasi oksigen yang tidak normal.
Berbeda dengan fenomena Raynaud yang juga bisa memicu tangan atau kaki dingin kebiruan, pada akrosianosis biasanya tidak terdapat perubahan pada kulit, tak ada rasa nyeri, dan tidak menimbulkan luka.
Pengobatan
Informasi yang kami berikan bukanlah pengganti nasihat medis. Selalu konsultasikan pada dokter Anda.
Bagaimana cara mengatasi dan mengobati Akrosianosis?
Akrosianosis bukan kondisi serius dan cara mengatasinya pun mudah yaitu dengan menghangatkan tubuh. Ini bisa dilakukan dengan beranjak ke tempat yang hangat, memakai sarung tangan atau kaus kaki insulasi panas, memastikan tangan dan kaki dalam keadaan kering, dan sebagainya.
Tidak ada pengobatan yang dibutuhkan kecuali dalam kasus yang sangat parah sehingga diperlukan operasi simpatektomi untuk meringankan kejang pembuluh darah. Namun, operasi ini hanya boleh dilakukan apabila kondisi sudah benar-benar parah.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.
Referensi :
Acrocyanosis. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3827510/. Accessed 5/12/2016.
Acrocyanosis. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/acrocyanosis. Accessed 5/12/2016.
Acrocyanosis. https://www.ahni.com/Specialties/Foot+and+Ankle/Articles/Common+Disorders/Acrocyanosis.html. Accessed 5/12/2016.
Lintas Health - Jika Anda merasa bahwa artikel-artikel yang ada di blog ini bermanfaat, Anda bisa berkontribusi dengan cara memberikan kami donasi melalui Paypal atau dengan Pulsa atau bisa juga dengan cara Klik Tombol Share Dibawah untuk berbagi artikel dengan teman-teman anda di media social - Terima kasih.