Apa itu Akromegali?
Akromegali adalah penyakit hormonal yang diakibat oleh pertumbuhan hormon yang berlebihan. Sehingga menyebabkan kulit dan tulang di kepala, wajah, lengan dan kaki tumbuh lebih cepat daripada tubuh, dan ukuran tubuh jadi lebih besar daripada orang pada normalnya.
Perubahan fisik terjadi lebih lambat dan dapat tidak terdeteksi selama bertahun–tahun. Jika tidak ditangani, akromegali dapat menyebabkan komplikasi yang serius.
Dan jika ini terjadi pada anak yang masih dalam masa pertumbuhan, maka kondisi ini menyebabkan penyakit gigantisme.
Seberapa umumkah Akromegali?
Akromegali umumnya terdiagnosa pada pasien dewasa berusia 40 hingga 45 tahun baik pada pria maupun wanita. Kondisi ini termasuk jarang terjadi dan menampilkan gejala yang minim.
Kebanyakan kasus penderita mengetahui dirinya terserang akromegali setelah bertahun-tahun. Akromegali dapat mengakibatkan komplikasi yang membahayakan nyawa jika tidak segera diobati. Diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.
Konten
Tanda-tanda dan Gejala
Apa saja tanda-tanda dan gejala akromegali?
Tanda dan gejala yang umum terjadi jika mengalami akromegali adalah tulang pada tangan, kaki, kepala dan wajah lebih besar dari tubuh.
Selain itu, penyakit ini juga menyebabkan beberapa gejala seperti:
- Sakit kepala.
- Penurunan penglihatan
- Lelah dan otot lemah.
- Keringat berlebih dan bau badan.
- Kulit menebal, berminyak, dan kasar.
- Nyeri sendi dan gerakan sendi yang terbatas.
- Suara yang menjadi parau atau serak.
- Jarak antar gusi melebar.
- Lidah yang membesar.
- Mendengkur saat tidur.
- Pembesaran organ.
- Jari-jari baal dan kesemutan.
- Impotensi pada laki – laki.
- Perubahan siklus menstruasi pada perempuan.
Kemungkinan ada tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikan segera dengan dokter Anda.
Kapan kita harus periksa ke dokter?
Penyakit akromegali adalah penyakit yang harus ditangani dengan cepat dan tepat. Maka dari itu, anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:
- Penglihatan terganggu, sakit kepala berlebih, baal atau nyeri saraf, dan nyeri dada.
- Tungkai bengkak dan besar, lemah otot atau paralisis otot.
- Jarak antar akar gigi Anda melebar dari gigi normal;
- Ada bagian bibir, hidung, lidah yang mulai tumbuh membesar dan membengkak lebih dari biasanya
Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.
Penyebab
Apa penyebab akromegali?
Penyebab penyakit akromegali adalah produksi yang berlebih dari hormon pertumbuhan. Penyebab tersering dari hormon pertumbuhan berlebih adalah tumor jinak pituitari.
Namun demikian, tumor pada bagian lain tubuh seperti tumor pankreas, paru, atau kelenjar adrenal juga dapat mengeluarkan hormon pertumbuhan yang berlebih sehingga mengakibatkan akromegali.
Faktor-faktor Risiko
Apa saja yang membuat kita berisiko terkena penyakit Akromegali ini?
Hal yang bisa membuat Anda berisiko alami akromegali adalah memiliki riwayat tumor pituitari atau tumor lainnya yang mungkin meningkatkan produksi hormon pertumbuhan.
Komplikasi
Apa saja komplikasi yang bisa timbul jika penyakit akromegali tidak segera diobati?
Komplikasi yang mungkin akan muncul jika penyakit ini tak ditangani dengan cepat dan tepat diantaranya:
- Tekanan darah tinggi (hipertensi).
- Kehilangan kemampuan penglihatan.
- Diabetes Mellitus.
- Penyakit Jantung.
- Osteoarthritis.
- Sleep apnea.
- Goiter.
- Sindrom Carpal tunnel.
Obat dan Pengobatan
Informasi yang kami berikan bukanlah pengganti nasihat medis. Selalu konsultasikan pada dokter Anda.
Apa saja pilihan pengobatan untuk Akromegali?
Terapi untuk anggota gerak yaitu:
- Diagnosis dini dan terapi untuk tumor yang menyebabkan akromegali, dengan tujuan untuk mengurangi produksi hormon pertumbuhan berlebihan. Dokter Anda dapat merujuk Anda ke dokter spesialis endokrinologi, yang khusus mengobati masalah hormon.
- Menghilangkan tumor dengan terapi radiasi.
- Pembedahan untuk mengangkat tumor di kelenjar hipofisis melalui hidung atau di atas bibir dan tidak meninggalkan bekas.
- Biasanya dokter akan menggunakan gabungan metode terapi agar lebih efektif dan cepat. Akromegali membutuhkan terapi jangka panjang. Pembedahan biasanya berhasil namun kadar hormon dapat tidak kembali ke normal, sehingga harus dibantu dengan obat-obatan setelah operasi.
Apa saja tes yang dapat dilakukan untuk Akromegali?
Dokter akan menanyakan seputar riwayat kesehatan Anda dan melakukan pemeriksaan fisik. Kemudian dokter mungkin akan meminta Anda untuk mengukur kadar hormon pertumbuhan, menjalani tes supresi hormon pertumbuhan, dan pemeriksaan pencitraan seperti Magnetic Resonance Imaging (MRI).
Pemeriksaan terkait hormon pertumbuhan untuk melihat apakah terdapat kadar hormon pertumbuhan yang berlebih. Pemeriksaan MRI untuk melihat apakah ada tumor pada pituitari, pankreas, paru, atau kelenjar adrenal yang mungkin menjadi penyebab akromegali.
Pengobatan di Rumah
Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi akromegali?
Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi akromegali:
- Lakukan instruksi dokter dengan baik dan bekerja samalah dalam proses terapi. Anda harus menghubungi dokter jika mengalami efek samping obat seperti mual, rasa melayang, pusing, jangan asal berhenti mengkonsumsi obat.
- Kontrol secara teratur (sesuai anjuran dokter). Dokter Anda akan memeriksa tekanan darah, kadar gula darah, dan kesehatan jantung Anda untuk melihat adanya komplikasi penyakit.
- Gejala tidak akan menghilang dengan cepat. Terapi membutuhkan waktu yang lama dan keinginan pasien serta orang yang disayanginya.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.
Referensi :
Mayo Clinic. Acromegaly – Symptoms and causes. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/acromegaly/symptoms-causes/syc-20351222. Accessed 4/12/2016.
Information, H., Diseases, E., Center, T. and Health, N. Acromegaly | NIDDK. [online] National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. https://www.niddk.nih.gov/health-information/endocrine-diseases/acromegaly. Accessed 4/12/2016.
Pituitary.ucla.edu. Acromegaly | UCLA Pituitary Tumor Program. http://pituitary.ucla.edu/acromegaly-89. Accessed 4/12/2016.
Endocrine. Acromegaly. http://www.endocrine.niddk.nih.gov/pubs/acro/acro.htm. Accessed 4/12/2016.
Lintas Health - Jika Anda merasa bahwa artikel-artikel yang ada di blog ini bermanfaat, Anda bisa berkontribusi dengan cara memberikan kami donasi melalui Paypal atau dengan Pulsa atau bisa juga dengan cara Klik Tombol Share Dibawah untuk berbagi artikel dengan teman-teman anda di media social - Terima kasih.